Metode Penyebaran Islam di Indonesia
Islam masuk ke Negara Indonesia melalui beberapa metode, yaitu:
1. Metode Perdagangan
Bukti : 1. Terdapat perkampungan pedagang Arab di Jakarta, Cirebon, Semarang, dan Surabaya.
2. Metode Pernikahan
Bukti : 1. Perkawinan antara Putri Champa dengan Prabu Brawijaya
2. Perkawinan antara Raden Rahmad dengan Nyai Ageng Manila
3. Perkawinan antara Syeikh Maulana Ishak dengan Dewi Sekardadu
4. Perkawinan antara Syeikh Syarif Hidayatullah dengan Putri Kawung Nganten
3. Metode Adat Istiadat
Ket: Secara bertahap, adat istiadat masyarakat yangbertentangan dengan ajaran Islam, diubah dan dialihkan dengan cara-cara yang baik dan berakhlak mulia.
Contoh : 1. Kebiasaan memukul bedug dan kentongan
2. Kebiasaan tingkeban/mitoni
3. Kebiasaan selamatan bagi orang yang sudah meninggal
4. Metode kesenian
Ket: Kesenian yang ada di masyarakat disesuaikan dengan ajaran islam.
Bentuk kesenian yang digunakan : 1. Wayang
Ket: Pertama kali digunakan oleh Raden Sahid (Sunan Kalijaga)
2. Gamelan
Ket: Pertama kali digunakan oleh Raden Makdum (Sunan Bonang)
3. Lagu-lagu dolanan/Permainan Anak-anak
Contoh: Lagu Ilir-ilir, digunakan oleh Raden Paku (Sunan Giri)
5. Metode Pendidikan
Ket: Dengan cara mendirikan pondok pesantren.
I. Syech Maulana Malik Ibrahim/Maulana Magribi
di desa Gapura Gresik
II. Sunan Ampel/Raden Ahmad
di desa Kembang Kuning
III. Sunan Giri
di desa Giri Kedaton Gresik, pada akhirnya pesantren Sunan Giri menjadi pesantren yang terkenal di seluruh Nusantara. Sunan Giri bisa mengirim mubaligh ke NTT, Sulawesi, dan Maluku.
Itu semua yang aku tahu. Maaf ya kalo gak lengkap. Mudah-mudahan bermanfaat ya... Jangan lupa di Share ke yang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar