Tak Bisa Menyayi
Rina,
seorang gadis yang sangat jago bernyanyi setiap dia senang atau sedih pasti dia
akan bernyanyi sesuai temanya . teman-teman rina selalu gembira mendengar
nyanyian rina tidak ada yang iri ataupun cemberut . suatu hari ada acara
pementasan seni . setiap kelas harus
menampilkan seni. tentu saja rina akan tampil di pementasan seni itu . rina
sangat percaya diri tentang pementasan seni ini. Dia harus tampil dengan
perfoma yang bagus hari demi hari rina berlatih bernyanyi . akhirnya hari
pementasan tinggal 2 hari lagi, tetapi cobaan menimpa rina. Entah kenapa rina
tidak bisa bernyanyi, tenggorokannya sakit . rina sudah meminta maaf kepada
teman-temannya tapi mereka ada yang malah mengejeknya dan ada yang membantunya
. terpaksa kelas rina tidak bisa ikut pementasan seni karena tidak ada yang
bisa dengan seni, hanya rina yang bisa melakukannya. Pulang sekolah lulu, teman rina menyarankan agar dirinya
yang menggantikan rina bernyanyi. Tetapi rina menolaknya karena kasihan lulu
dia hanya bisa berlatih dalam jangka waktu 2 hari. rina merasa beban berat
ditanggungnya sendiri padahal teman-temannya sudah mempercayakan hal ini
padanya. Sampai di rumah rina langsung berdiam diri di kamarnya. Ibunya rina
merasa khawatir dengan anaknya akhirnya ia menanyakan masalah yang menimpa
rina. Rina menceritakan semuanya dan dia hampir saja menangis. Lalu ibunya rina
menasehati rina dengan kata-kata bijaknya . kata-kata itu membuat pikiran rina
terbuka lebar kata-kata itu adalah seperti ini “ seni itu bermacam-macam tidak
hanya bernyanyi . Dan jika kau tidak dapat bernyanyi kau dapat melakukan hal
yang lain seperti menari dan bermain alat musik” . besoknya rina akan mengeluarkan
idenya pada teman-temannya. Idenya adalah jika mereka tidak dapat bermain alat
musik mungkin mereka bisa bermain alat ritmis sederhana seperti galon, panci
bekas, dan sebagainya. Teman-teman rina berhenti sejenak dan akhirnya mereka
menyetujui usulan ini. Mereka membentuk tim dan macam-macam alat musik yang
akan dimainkan. Rina ikut membantu dengan bermain alat musik pianika . lulu
juga berpartisipasi dengan menari. mereka latihan sebisanya karena besok adalah
hari pementasanya . akhirnya inilah hari yang ditunggu-tunggu, hari pementasan
. kelompok rina dapat giliran urutan yang ke 11 . sambil menunggu mereka
latihan sejenak untuk pemanasan dan akhirnya terdengar suara yang mengatakan “
inilah peserta nomer urutan 11, silakan untuk memasuki arena panggung”. Mereka
masuk ke panggung dan mereka memainkan alat musik yang mereka pegang. Banyak
yang bersorak saat mereka tampil. Semua penampilan sudah di pentaskan sekarang
tinggal pengumuman pemenangnya. Rina berdoa agar kelasnya menang,
teman-temannya pun mengikuti .” dan pemenang juara 3 adalah peserta nomer 5,
juara 2 adalah peserta nomer 13, dan juara 1 adalah.....peserta nomer urut 9 “
. rina terdiam . ternyata pementasan mereka tidak menang “ tenang saja kalah
menang sama saja,yang penting kita sudah berusaha semampu kita” kata rina
menyemangati . ada teman rina yang meminta maaf karena kemarin ia telah
mengejeknya. Mereka ikhlas menyerahkan gelar pemenang kepada yang berhak “
mohon maaf terjadi kesalahan teknis, juara 1 pementasan seni adalah peserta
nomer urut 10, selamat kepada para pemenang “ . tiba-tiba teman-teman rina
tertawa “ kukira kita, tapi tak apa mungkin lain kali kita bisa menang”, kata
lulu. Mungkin ini menjadi pelajaran bagi rina dan teman-temannya. Akhirnya
kejadian seperti itupun tak terulang lagi bagi mereka. Satu tahun kemudian
diadakan pementasan seni lagi dan mereka tidak akan mengulangi kesalahan yang
sama. Mereka mempersiapkan rencana cadangan . ternyata rina bisa bernyanyi
dengan perfoma yang bagus dan ia bernyanyi dengan sekuat tenaga . dan itu
terbukti mereka mendapat gelar juara 1. Teman-teman rina bersorak untuknya “
aku masih ingat dengan kata-kataku tahun lalu, ternyata itu terbukti sekarang
“, kata lulu. Semua tertawa mendengarnya begitupun rina . ini tidak akan
terjadi jika tidak ada bantuan dari ibunya rina, teman-temannya, dan
pertolongan dari Tuhan yang Maha Kuasa.
Gimana? Bagus gak? Kalo bagus, jangan lupa dishare ya! dan juga kalau mau ngasih kritik dan saran silakan ditulis di Buku Tamu ya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar