Senin, 27 Februari 2012

IPS : Sosiologi

Halo semua! Mudah - mudahan belum bosan bersama saya karena ada materi baru yang akan saya bagikan, yaitu Ilmu Pengetahuan Sosial tentang Sosiologi. Selamat belajar!

Bentuk-Bentuk  Interaksi Sosial
A.          Proses Asosiatif
      Asosiatif adalah bentuk interaksi sosial yang dapat meningkatkan hubungan solidaritas antar individu.
        1. Kerjasama (Kooperasi)
Kerjasama adalah  suatu usaha bersama antara perorangan atau kelompok manusia untuk mencapai tujuan bersama.
                        Kerjasama  bisa timbul bila terjadi hal-hal berikut:
1.)                     Orang menyadari bahwa mereka mempunyai kepentingan-kepentingan yang sama.
2.)                     Kedua belah pihak memiliki sumbangan atau kontribusi untuk memenuhi kepentingan mereka melalui kerjasama.

         Beberapa bentuk kerjasama untuk menyelesaikan pekerjaan :
a.        Kerukunan
Kerukunan adalah hidup berdampingan secara damai dan melakukan kerjasama secara bersama-sama.Kerukunan pada intinya mencakup gotong royong dan tolong menolong.
b.        Tawar-menawar (bargaining)
Tawar-menawar adalah bentuk perjanjian mengenai pertukaran barang dan jasa antara dua organisasi atau lebih.

c.        Kooptasi
Kooptasi adalah kerjasama dalam bentuk mau  menerima pendapat atau ide orang atau kelompok lain.
d.        Koalisi
Koalisai adalah bentuk kerjasama antara dua organisasi atau lebih yang mempunyai kesamaan tujuan.
e.        Joint venture
Joint venture adalah bentuk bentuk kerjasama yang dilakukan  oleh beberapa perusahaan.

2.                    Akomodasi
Akomodasi adalah usaha-usaha manusia untuk mencapai kestabilan.
                Tujuan akomodasi :
-           mengurangi pertentangan
-           mencegah pertentangan untuk sementara
-           memungkinkan terjadinya  kerjasama
-           mengusahakan peleburan antara kelompok  sosial
  1. Paksaan (koersi)
Paksaan merupakan bentuk akomodasi yang prosesnya dilaksanakan karena adanya unsure paksaan.
  1. Kompromi
Kompromi adalah bentuk akomodasi di mana pihak-pihak yang terlibat saling mengurangi tuntutannya, agar tercapai suatu penyelesaian terhadap perselisihan yang ada.
  1. Penengah (arbitrasi)
Arbitrasi adalah suatu cara untuk mencapai kompromi apabila pihak-pihak yang berhadapan tidak sanggup mencapai penyelesaian.

  1. Mediasi
Mediasi adalah memberi nasihat agar para pihak yang bertikai menemukan penyelesaian untuk selanjutnya melakukan perdamaian.
     e.  Konsilisasi
                adalah suatu usaha mempertemukan keinginan-keinginan dari pihak
                pihak yang berselisih demi tercapainya suatu tujan bersama.
     f.         Kesabaran
Kesabaran adalah suatu bentuk akomodasi tanpa persetujuan yang
resmi.
     g.        Terperangkap (skakmat)
skakmat adalah suatu bentuk akomodasi di mana dua pihak
     h. Keputusan pengadilan
Keputusan pengadilan adalah penyelesaian perselisihan melalui jalan 
pengadilan

3. Asimilasi
Asimilasi adalah  penyesuaian sifat-sifat asli yang dimiliki dengan sifat-sifat sekitar.
Proses asimilasi bisa terjadi bila terdapat hal-hal berikut :
-           perbedaan kebudayaan kelompok-kelompok manusia
-           terjadi pergaulansecara langsung dan intensif
-           ada perubahan kebudayaan dari kelompok-kelompok manusia dan saling menyesuaikan diri

Beberapa faktor yang mempermudah asimilasi :
- toleransi
- sikap menghargai orang asing
- sikap terbuka yang dimiliki para pemimpin
- persamaan unsure-unsur kebudayaan
- kesempatan-kesempatan yang seimbang di bidang ekonomi

4. Akulturasi
Alkulturasi adalah proses sosial yang timbul apabila terjadi pencampuran dua kebudayaan atau lebih yang saling bertemu dan saling mempengaruhi

B. Proses Disosiatif
Proses disosiatif  adalah bentuk interaksi  sosial yang dapat merenggangkan hubungan solidaritas antar individu.
1.                    Persaingan (Kompetisi)
Persaingan adalah proses sosial di mana individu atau kelompok manusia bersaing mencari keuntungan melalui  suatu bidang kehidupan dengan cara terbuka dan adil
Beberapa bentuk persaingan antara lain : persaingan ekonomi, persaingan kebudayaan, persaingan kedudukan dan peranan, serta persaingan ras
2.                    Kontravensi
Kontravensi adalah bentuk interaksi sosial yang berada di antara persaingan dan pertentangan.
Menurut sifatnya, bentuk-bentuk kontravensi yaitu :
  1. Umum : penolakan, keengganan, perlawanan, perbuatan menghalang-halangi,,protes
  2. Sederhana : menyangkal pernyataan orang lain di muka umum, memaki-maki melalui selebaran, mencerca, memfitnah, melemparkan beban pembuktian kepada pihak-pihak lain
  3. Intensif :  penghasutan, menyebarkan desas-desus, mengecewakan pihak-pihak lain
  4. Rahasia : mengumumkan rahasia pihak lain, perbuatan khianat.
  5. Taktis : mengejutkan lawan. mengganggu atau membingungkan pihak lain, memaksa pihak lain dengan kekerasan, provokasi, dan intimidasi
3.                    Pertentangan (pertikaian atau konflik)
Pertentangan adalah suatu prosessosial di mana seseorang atau kelompok denagn sadar atau tidak sadar menentang pihak lain yang disertai ancaman atau kekerasan untuk mencapai tujuan atau keinginannya
Pertentangan dapat timbul karena :
-           perbedaan pendapat, prinsip, aturan antar individu
-           perbedaan adat-istiadat, kebudayaan
-           perbedaan kepentingan politik, ekonomi, dan sosial
-           perubahan sosial, disorganisasi, dan disintegrasi

By : Alya    R.A

Tidak ada komentar:

Posting Komentar